Operasi SAR ditutup, Nelayan Seilale Ditemukan Selamat Berkat Bantuan Nelayan Larike

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dobrakmedianusantara.com,–Korban diketahui berangkat melaut menggunakan longboat pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 03.00 WIT di sekitar perairan Tanjung Nusaniwe. Setelah tidak kunjung kembali, pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KANSAR Ambon diberangkatkan pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 06.23 WIT menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) menuju lokasi kejadian pada koordinat 3° 59.547′ S – 128° 19.004′ E, sekitar 31 mil laut dengan haluan 167° arah selatan dari Pelabuhan Dermaga BRIN Ambon.

Pada pukul 11.00 WIT, tim SAR melaksanakan pencarian dan penyisiran di area seluas sekitar 23 mil laut dengan haluan 135° dari Tanjung Nusaniwe. Sekitar 20 menit kemudian, tim menerima informasi bahwa korban telah ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan setempat pada pukul 10.30 WIT, di koordinat 4°10’27.36″ S – 127°55’23.36″ E, sekitar 26 mil laut dengan haluan 180° arah selatan dari Desa Larike.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban ditemukan dalam kondisi selamat di sekitar perairan Desa Larike, Kabupaten Maluku Tengah. Diketahui, mesin katinting yang digunakan korban mengalami kerusakan sehingga longboat-nya hanyut sejak 11 Juli. Nelayan setempat kemudian memberikan bantuan berupa satu unit mesin katinting, sehingga korban dapat melanjutkan perjalanan kembali menuju Desa Seilale.

Korban tiba kembali di Desa Seilale pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan selamat. Tim SAR Gabungan selanjutnya mendatangi korban untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan enam personel Tim Rescue KANSAR Ambon serta sepuluh warga masyarakat, dengan peralatan berupa satu unit RBB KANSAR Ambon, lima unit longboat masyarakat, dan sejumlah peralatan SAR pendukung lainnya. Kondisi cuaca saat operasi berlangsung cerah, dengan angin dari arah tenggara hingga barat laut berkecepatan 31 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.(DMN) 

Berita Terkait

Karutan Ambon Kunjungi PN Ambon, Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum
BWS Maluku: Perubahan Kontrak Way Apu Bukan Berarti Ada Penyimpangan
Angka stunting Malra turun jadi 10,25 persen, Bupati dorong gerakan cegah stunting bersama
Krisis Lahan Makam Muslim di Ambon, Warga Ancam Bawa Keranda dan Mayat ke Kantor Gubernur, DPRD Provinsi, Wali kota dan DPRD Kota Ambon
Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK
Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting
BWS Maluku perkuat penanganan kekeringan di Bula, gandeng BPBPK salurkan puluhan ribu liter air bersih
Di HUT ke-81 RI, Plt Ketua AFP Maluku Dorong Pemuda Maluku Berjaya Lewat Futsal
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Karutan Ambon Kunjungi PN Ambon, Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:05 WIB

BWS Maluku: Perubahan Kontrak Way Apu Bukan Berarti Ada Penyimpangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Angka stunting Malra turun jadi 10,25 persen, Bupati dorong gerakan cegah stunting bersama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting

Berita Terbaru