DMN. Com, -AMBON- Peristiwa pencurian terjadi di kawasan Passo, Kota Ambon, Kamis sore. Korban kehilangan sejumlah uang dan surat-surat penting setelah jok sepeda motornya diduga dibobol pelaku sekitar pukul 16.00 WIT.
Berdasarkan keterangan korban, Aldrin Tomasoa, peristiwa bermula saat dirinya berada di kawasan Passo menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan pembayaran listrik di depan SPBU Passo dan membeli es krim untuk anaknya di Alfamidi, korban kembali ke rumah orang tuanya dan memarkir kendaraan tepat di belakang mobil yang terparkir di halaman rumah.
Rekaman CCTV Alfamidi memperlihatkan tiga unit sepeda motor yang mengikuti korban. Kendaraan dengan ciri yang sama juga terekam CCTV di sekitar kediaman orang tua korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Modus pelaku
Setelah korban memarkirkan sepeda motor dan meninggalkan lokasi, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mendekati kendaraan dan membobol bagian jok. Pelaku kemudian mengambil uang yang tersimpan di dalam jok beserta sejumlah surat-surat penting, sebelum meninggalkan lokasi.
Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah kembali ke sepeda motornya. Saat memeriksa bagian dalam jok, korban mendapati uang dan sejumlah dokumen penting yang sebelumnya disimpan di dalam kendaraan telah hilang.
Uang duka untuk keluarga
Kehilangan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi korban. Pasalnya, uang yang dicuri merupakan uang duka yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa duka setelah kepergian istrinya.
Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa ini ke Polda Maluku. Korban berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Korban juga berharap rekaman CCTV di sekitar lokasi dapat membantu aparat mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kronologi kejadian secara lebih jelas.
Korban meminta agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian, sehingga pelaku dapat ditemukan dan barang-barang miliknya dapat ditelusuri keberadaannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa atau menyimpan uang dan dokumen penting di dalam kendaraan. Warga diimbau untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok sepeda motor, meskipun hanya dalam waktu singkat. (Tim RM)
—
Oke bro, judul dipakai (saya sesuaikan ke sentence case sesuai gaya baku kita):
—
**Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting**
*Pelaku diduga bobol jok sepeda motor korban yang diparkir di halaman rumah orang tua, aksi terekam CCTV*
AMBON, Referensimaluku.id – Peristiwa pencurian terjadi di kawasan Passo, Kota Ambon, Kamis sore. Korban kehilangan sejumlah uang dan surat-surat penting setelah jok sepeda motornya diduga dibobol pelaku sekitar pukul 16.00 WIT.
Berdasarkan keterangan korban, Aldrin Tomasoa, peristiwa bermula saat dirinya berada di kawasan Passo menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan pembayaran listrik di depan SPBU Passo dan membeli es krim untuk anaknya di Alfamidi, korban kembali ke rumah orang tuanya dan memarkir kendaraan tepat di belakang mobil yang terparkir di halaman rumah.
Rekaman CCTV Alfamidi memperlihatkan tiga unit sepeda motor yang mengikuti korban. Kendaraan dengan ciri yang sama juga terekam CCTV di sekitar kediaman orang tua korban.
Modus pelaku
Setelah korban memarkirkan sepeda motor dan meninggalkan lokasi, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mendekati kendaraan dan membobol bagian jok. Pelaku kemudian mengambil uang yang tersimpan di dalam jok beserta sejumlah surat-surat penting, sebelum meninggalkan lokasi.
Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah kembali ke sepeda motornya. Saat memeriksa bagian dalam jok, korban mendapati uang dan sejumlah dokumen penting yang sebelumnya disimpan di dalam kendaraan telah hilang.
Uang duka untuk keluarga
Kehilangan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi korban. Pasalnya, uang yang dicuri merupakan uang duka yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa duka setelah kepergian istrinya.
Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa ini ke Polda Maluku. Korban berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Korban juga berharap rekaman CCTV di sekitar lokasi dapat membantu aparat mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kronologi kejadian secara lebih jelas.
Korban meminta agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian, sehingga pelaku dapat ditemukan dan barang-barang miliknya dapat ditelusuri keberadaannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa atau menyimpan uang dan dokumen penting di dalam kendaraan. Warga diimbau untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok sepeda motor, meskipun hanya dalam waktu singkat. (DMN)















Komentar