Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DMN. Com, -AMBON- Peristiwa pencurian terjadi di kawasan Passo, Kota Ambon, Kamis sore. Korban kehilangan sejumlah uang dan surat-surat penting setelah jok sepeda motornya diduga dibobol pelaku sekitar pukul 16.00 WIT.

Berdasarkan keterangan korban, Aldrin Tomasoa, peristiwa bermula saat dirinya berada di kawasan Passo menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan pembayaran listrik di depan SPBU Passo dan membeli es krim untuk anaknya di Alfamidi, korban kembali ke rumah orang tuanya dan memarkir kendaraan tepat di belakang mobil yang terparkir di halaman rumah.

Rekaman CCTV Alfamidi memperlihatkan tiga unit sepeda motor yang mengikuti korban. Kendaraan dengan ciri yang sama juga terekam CCTV di sekitar kediaman orang tua korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus pelaku

Setelah korban memarkirkan sepeda motor dan meninggalkan lokasi, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mendekati kendaraan dan membobol bagian jok. Pelaku kemudian mengambil uang yang tersimpan di dalam jok beserta sejumlah surat-surat penting, sebelum meninggalkan lokasi.

Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah kembali ke sepeda motornya. Saat memeriksa bagian dalam jok, korban mendapati uang dan sejumlah dokumen penting yang sebelumnya disimpan di dalam kendaraan telah hilang.

Uang duka untuk keluarga

Kehilangan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi korban. Pasalnya, uang yang dicuri merupakan uang duka yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa duka setelah kepergian istrinya.

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa ini ke Polda Maluku. Korban berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Korban juga berharap rekaman CCTV di sekitar lokasi dapat membantu aparat mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kronologi kejadian secara lebih jelas.

Korban meminta agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian, sehingga pelaku dapat ditemukan dan barang-barang miliknya dapat ditelusuri keberadaannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa atau menyimpan uang dan dokumen penting di dalam kendaraan. Warga diimbau untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok sepeda motor, meskipun hanya dalam waktu singkat. (Tim RM)

Oke bro, judul dipakai (saya sesuaikan ke sentence case sesuai gaya baku kita):

**Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting**

*Pelaku diduga bobol jok sepeda motor korban yang diparkir di halaman rumah orang tua, aksi terekam CCTV*

AMBON, Referensimaluku.id – Peristiwa pencurian terjadi di kawasan Passo, Kota Ambon, Kamis sore. Korban kehilangan sejumlah uang dan surat-surat penting setelah jok sepeda motornya diduga dibobol pelaku sekitar pukul 16.00 WIT.

Berdasarkan keterangan korban, Aldrin Tomasoa, peristiwa bermula saat dirinya berada di kawasan Passo menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan pembayaran listrik di depan SPBU Passo dan membeli es krim untuk anaknya di Alfamidi, korban kembali ke rumah orang tuanya dan memarkir kendaraan tepat di belakang mobil yang terparkir di halaman rumah.

Rekaman CCTV Alfamidi memperlihatkan tiga unit sepeda motor yang mengikuti korban. Kendaraan dengan ciri yang sama juga terekam CCTV di sekitar kediaman orang tua korban.

Modus pelaku

Setelah korban memarkirkan sepeda motor dan meninggalkan lokasi, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mendekati kendaraan dan membobol bagian jok. Pelaku kemudian mengambil uang yang tersimpan di dalam jok beserta sejumlah surat-surat penting, sebelum meninggalkan lokasi.

Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah kembali ke sepeda motornya. Saat memeriksa bagian dalam jok, korban mendapati uang dan sejumlah dokumen penting yang sebelumnya disimpan di dalam kendaraan telah hilang.

Uang duka untuk keluarga

Kehilangan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi korban. Pasalnya, uang yang dicuri merupakan uang duka yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa duka setelah kepergian istrinya.

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa ini ke Polda Maluku. Korban berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Korban juga berharap rekaman CCTV di sekitar lokasi dapat membantu aparat mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kronologi kejadian secara lebih jelas.

Korban meminta agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian, sehingga pelaku dapat ditemukan dan barang-barang miliknya dapat ditelusuri keberadaannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa atau menyimpan uang dan dokumen penting di dalam kendaraan. Warga diimbau untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok sepeda motor, meskipun hanya dalam waktu singkat. (DMN)

Berita Terkait

Karutan Ambon Kunjungi PN Ambon, Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum
BWS Maluku: Perubahan Kontrak Way Apu Bukan Berarti Ada Penyimpangan
Angka stunting Malra turun jadi 10,25 persen, Bupati dorong gerakan cegah stunting bersama
Krisis Lahan Makam Muslim di Ambon, Warga Ancam Bawa Keranda dan Mayat ke Kantor Gubernur, DPRD Provinsi, Wali kota dan DPRD Kota Ambon
Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK
BWS Maluku perkuat penanganan kekeringan di Bula, gandeng BPBPK salurkan puluhan ribu liter air bersih
Di HUT ke-81 RI, Plt Ketua AFP Maluku Dorong Pemuda Maluku Berjaya Lewat Futsal
Kapolda Maluku: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Persatuan dan Gotong Royong
Berita ini 78 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Karutan Ambon Kunjungi PN Ambon, Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:05 WIB

BWS Maluku: Perubahan Kontrak Way Apu Bukan Berarti Ada Penyimpangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Angka stunting Malra turun jadi 10,25 persen, Bupati dorong gerakan cegah stunting bersama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting

Berita Terbaru