DMN.com, –Ambon-Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku melalui Posko Penanganan Kekeringan mencatat total 42.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, selama periode 29 Juli hingga 17 Agustus 2026.
Kegiatan dropping dan distribusi air bersih ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi kekeringan dan keterbatasan ketersediaan air bersih yang melanda sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Bula. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemantauan lapangan, dengan koordinasi bersama BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur dan Dinas PUPR Kabupaten Seram Bagian Timur. Pada 15–17 Agustus 2026, BWS Maluku memperkuat kegiatan ini melalui kolaborasi dengan BPBPK Maluku untuk menjaga kontinuitas pelayanan.
Distribusi air bersih menjangkau tiga desa di Kecamatan Bula, yakni Desa Englas, Desa Waylola — termasuk RT 06 Air Kabur-Kabur — dan Desa Bula. Berdasarkan rekapitulasi per periode, distribusi pada 29–30 Juli 2026 menyalurkan 14.000 liter air bersih ke tiga desa tersebut. Distribusi pada 2–3 Agustus 2026 dipusatkan di Desa Waylola dengan total 8.000 liter. Sementara pada 15–17 Agustus 2026, distribusi yang dilaksanakan bersama BPBPK Maluku menyalurkan 20.000 liter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas di lapangan melaporkan seluruh kegiatan dropping dan distribusi air bersih berjalan aman dan lancar tanpa kendala signifikan. Penyaluran dilakukan langsung ke titik-titik permukiman terdampak agar bantuan dapat segera diterima dan dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.
PLT Kepala BWS Maluku, Ruslan Malik menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya tanggap dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih masyarakat terdampak kekeringan, dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan agar penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (DMN)















Komentar