Calon Ibu Prajurit TNI Panjat Tower 72 Meter, Turunkan Bendera RMS

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DMN.com,–Ambon–Tanpa tali pengaman, tanpa perintah siapa pun, Welhemina Rumra alias Sinay memanjat tower setinggi 72 meter. Bukan untuk pemandangan. Bukan untuk viral. Ia naik demi satu tujuan: merobohkan bendera RMS yang berkibar di atas sana.

Aksi nekat sang ibu itu terjadi di Negeri Aboru, Kabupaten Maluku Tengah. Bendera Republik Maluku Selatan (RMS) yang dikibarkan oknum tak bertanggung jawab telah berkibar cukup lama di menara tersebut—sampai Welhemina memutuskan cukup sudah.

“Kalau tidak kita yang berani, siapa lagi?” begitu kira-kira semangat yang membawa kaki Welhemina meniti anak tangga besi di ketinggian puluhan meter, dengan risiko jatuh yang nyata di setiap langkah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan Perintah, Murni Kesadaran

Yang membedakan aksi Welhemina dari tindakan aparat adalah inisiatifnya yang murni dari hati nurani. Tidak ada instruksi komando. Tidak ada briefing operasi. Hanya seorang ibu yang merasa terganggu, terusik, dan muak melihat simbol separatisme menghiasi langit kampungnya.

“Warga sudah capek dengan provokasi. Kami di Aboru ingin damai, ingin anak-anak kami tumbuh tanpa beban konflik masa lalu,” ungkap Welhemina, yang dikenal sebagai ibu dari seorang calon prajurit TNI.

Baginya, bendera RMS bukan sekadar kain berwarna. Ia adalah ancaman terhadap stabilitas, pengingat kelam yang sengaja dihidupkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan sempit.

Pesan dari Ketinggian

Dari puncak 72 meter, Welhemina tidak hanya menurunkan bendera terlarang. Ia mengirimkan pesan yang lebih dalam: masyarakat Aboru tidak seragam dalam menyikapi isu RMS. Narasi yang menyamakan seluruh warga Maluku sebagai pendukung separatisme adalah dusta besar. Mayoritas warga, seperti Welhemina, justru menolak keras setiap bentuk propaganda yang mengusik kedamaian.

Aksi Welhemina juga membuka mata banyak pihak bahwa perlawanan terhadap gerakan separatis kini bukan lagi domain aparat semata. Ia lahir dari kesadaran kolektif masyarakat yang jenuh, yang ingin memastikan masa depan generasi muda tidak terganggu oleh isu-isu provokatif.

Apresiasi dari Pangdam

Keberanian Welhemina tidak luput dari perhatian Pangdam XV/Pattimura. Pihak militer memberikan apresiasi tinggi atas komitmen warga dalam menjaga ketenteraman wilayah.

Namun di balik apresiasi tersebut, aksi Welhemina meninggalkan pertanyaan menggantung: mengapa seorang ibu harus mempertaruhkan nyawanya sendiri demi menurunkan bendera terlarang? Di mana penjagaan aparat? Dan mengapa simbol separatis masih dengan mudahnya berkibar di ruang publik?

Satu hal yang pasti: dari puncak tower 72 meter, Welhemina telah membuktikan bahwa tanah Aboru adalah tanah para pejuang kedamaian—bukan lahan subur untuk bendera-bendera pecah belah. (DMN) 

Berita Terkait

Dugaan Setoran Rp7,5 Juta per Kapal Andon, Kejati Maluku dan Dit Polairud Didesak Turun Tangan
Karhutla di SBT, BWS Maluku Bergerak Cegah Api Meluas ke Permukiman
27 Rumah Dibakar, Rony Samloy Soroti Penegakan Hukum Kasus Patahuwe
Forum Peduli SBB kumpulkan Rp7,6 juta dan sembako untuk warga Lisabata-Patahuwe
BWS Maluku Sisir Wilayah Kekeringan, Ribuan Liter Air Bersih Digelontorkan di SBT
Dua Hari Beruntun, Ibrahim Wael Kembali Dilaporkan ke Polres Buru
Jaga kesiapsiagaan, Rutan Ambon gelar pemeliharaan senjata api bersama TNI-Polri
Kelola IPR di Pulau Buru, Ruslan Soamole Tekankan Legalitas dan Penghormatan terhadap Adat
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Dugaan Setoran Rp7,5 Juta per Kapal Andon, Kejati Maluku dan Dit Polairud Didesak Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 17:01 WIB

Karhutla di SBT, BWS Maluku Bergerak Cegah Api Meluas ke Permukiman

Kamis, 17 September 2026 - 10:21 WIB

Forum Peduli SBB kumpulkan Rp7,6 juta dan sembako untuk warga Lisabata-Patahuwe

Rabu, 16 September 2026 - 17:41 WIB

BWS Maluku Sisir Wilayah Kekeringan, Ribuan Liter Air Bersih Digelontorkan di SBT

Sabtu, 12 September 2026 - 13:50 WIB

Dua Hari Beruntun, Ibrahim Wael Kembali Dilaporkan ke Polres Buru

Berita Terbaru

Nasional

Pdt Jacky Manuputty Resmi Jadi Wantimpres Prabowo

Jumat, 2 Okt 2026 - 19:48 WIB