DMN.com, – SBT – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku bersama BPBPK Maluku terus bergerak menangani dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Terbaru, sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat Desa Waimatakabu, Kecamatan Bula Barat, Selasa (15/9/2026).
Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur dan Dinas PUPR Kabupaten Seram Bagian Timur sebagai bagian dari langkah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 206 kepala keluarga atau 345 jiwa menerima manfaat dari distribusi air bersih tersebut.
Kegiatan penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni pukul 12.30 WIT dan 18.40 WIT, dan berlangsung dengan lancar.
Kendati demikian, tim menghadapi kendala berupa terbatasnya sumber air bersih di sekitar lokasi terdampak. Kondisi tersebut membuat pengambilan air harus dilakukan dari sumber yang berjarak sekitar 50–60 kilometer dari lokasi penyaluran.
Hingga 15 September 2026, total distribusi air bersih yang telah dilakukan BWS Maluku bersama BPBPK Maluku di Kabupaten SBT mencapai 16.000 liter.
Distribusi tersebut mencakup 4.000 liter di Desa Waru, Kecamatan Teluk Waru; 8.000 liter di Desa Waru, Dusun Karawatu dan Dusun Fakar, Kecamatan Seram Timur; serta 4.000 liter di Desa Waimatakabu, Kecamatan Bula Barat.
Dengan demikian, penanganan kekeringan telah menjangkau tiga desa/lokasi penyaluran di Kabupaten Seram Bagian Timur.
BWS Maluku juga merencanakan penyaluran air bersih pada dua titik berikutnya di wilayah Kabupaten SBT.
Upaya ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus merespons keterbatasan sumber air bersih yang terjadi akibat kondisi kekeringan.
“Cari, Temukan, Eksekusi.” (AP)














Komentar