DMN. COM, -AMBON –PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memberikan pembinaan kepada lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ambon selama periode Januari hingga Agustus 2026, sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Pembinaan terhadap lima SPBU di Kota Ambon tersebut merupakan bagian dari total 19 SPBU yang mendapat pembinaan serupa di wilayah Papua dan Maluku sepanjang periode yang sama.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan pembinaan dilakukan untuk memastikan seluruh lembaga penyalur menjalankan operasional dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai standar serta aturan yang telah ditetapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“BBM bersubsidi merupakan komoditas yang diperuntukkan bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penyaluran harus dilakukan secara tertib, tepat sasaran dan sesuai aturan,” ujar Ispiani dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, pembinaan terhadap SPBU menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi Pertamina untuk menjaga kepatuhan dalam penyaluran BBM bersubsidi sekaligus memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Ispiani menjelaskan, tindakan yang diberikan kepada SPBU yang mendapat pembinaan berupa penghentian sementara distribusi Pertalite maupun Biosolar, sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan dan dalam periode waktu tertentu.
Selain lima SPBU di Kota Ambon, pembinaan serupa juga diberikan kepada SPBU di sejumlah wilayah lain, yakni dua SPBU di Kota Jayapura, empat SPBU di Kota Sorong, dua SPBU di Kabupaten Lanny Jaya, satu SPBU di Kabupaten Merauke, dua SPBU di Kabupaten Mimika, satu SPBU di Kabupaten Puncak Jaya, satu SPBU di Kabupaten Nabire, dan satu SPBU di Kabupaten Halmahera Selatan.
“Kami ingin memastikan setiap SPBU yang mendapatkan pembinaan benar-benar melakukan perbaikan agar seluruh SPBU tersebut dapat melakukan pelayanan yang baik, menjalankan operasional secara tertib dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada konsumen,” katanya.
Ia menambahkan, setelah tindakan pembinaan diberikan, Pertamina Patra Niaga tetap melakukan monitoring terhadap tindak lanjut yang dilakukan oleh masing-masing pengelola SPBU.
Pertamina Patra Niaga, kata dia, akan terus meningkatkan pengawasan terhadap seluruh lembaga penyalur BBM di wilayah Papua dan Maluku, termasuk di Kota Ambon. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan penyaluran BBM bersubsidi kepada masyarakat berlangsung sesuai ketentuan.
Ispiani juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam melakukan pengawasan terhadap pelayanan dan penyaluran BBM di SPBU.
“Proses pengawasan pun tidak dapat kami lakukan sendiri. Pertamina Patra Niaga selalu terbuka terhadap informasi dari masyarakat. Apabila ada pelayanan atau proses penyaluran BBM di SPBU yang dinilai tidak sesuai, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Contact Center 135,” ujarnya.
Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga menjaga kualitas pelayanan sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tertib, tepat sasaran dan sesuai aturan. (AP)














Komentar