Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DMN.com, -LANGGUR – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Maluku Tenggara menggelar pertemuan bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, Jumat (21/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan dan perkembangan program yang tengah dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, termasuk kebijakan strategis di bidang pendidikan. Dalam pertemuan itu, DPC GMNI Maluku Tenggara secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi berbagai program Dinas Pendidikan, baik program yang telah dianggarkan maupun program turunan dari Pemerintah Pusat.

Salah satu program yang mendapat perhatian yakni Seleksi Calon Kepala Sekolah melalui mekanisme Kepala Sekolah Penggerak Sistem Talenta Kepemimpinan (KSPSTK). GMNI menilai program tersebut merupakan langkah strategis dan responsif dalam menjawab tuntutan regulasi terkait proses pengangkatan kepala sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorong transparansi dan objektivitas

Ketua DPC GMNI Maluku Tenggara Ari Lusubun menyampaikan, pelaksanaan seleksi calon kepala sekolah penting dilakukan untuk menghasilkan kepala sekolah yang berkualitas, profesional, dan memiliki daya saing. Menurutnya, mekanisme seleksi menggunakan sistem KSPSTK yang disiapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi bagian penting untuk memastikan proses berjalan objektif dan transparan.

“Pelaksanaan seleksi calon kepala sekolah seperti ini perlu dilaksanakan guna menghasilkan kepala sekolah yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Ari.

GMNI juga menilai mekanisme seleksi tersebut memberikan ruang terbuka bagi seluruh guru ASN di Kabupaten Maluku Tenggara yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi. Dengan demikian, kata Ari, proses pengangkatan kepala sekolah diharapkan tidak lagi menimbulkan persepsi bahwa jabatan tersebut hanya dapat diperoleh karena faktor kedekatan dengan pihak tertentu.

“Memberikan ruang secara terbuka kepada seluruh guru ASN yang memenuhi syarat merupakan hal penting, sehingga tidak muncul anggapan bahwa mereka yang menjadi kepala sekolah adalah orang-orang yang memiliki kedekatan dengan penguasa,” katanya.

Harapkan pemimpin transformatif

Lebih lanjut, GMNI Maluku Tenggara berharap program seleksi tersebut mampu melahirkan pemimpin satuan pendidikan yang transformatif, visioner, dan adaptif. Hal itu dinilai penting untuk mendorong peningkatan mutu pembelajaran secara merata serta meningkatkan daya saing pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara, baik dengan daerah lain di Provinsi Maluku maupun di tingkat nasional.

Ari menegaskan, GMNI Maluku Tenggara tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga akan ikut mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan. Ia mengajak seluruh elemen pemuda, aktivis, masyarakat, praktisi pendidikan, serta para pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal keberhasilan program seleksi calon kepala sekolah.

“Kami mengajak seluruh elemen pemuda, aktivis, masyarakat, praktisi pendidikan dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal keberhasilan program ini,” ajaknya.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat diperlukan agar berbagai kebijakan pendidikan dapat berjalan secara transparan, objektif, dan berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan. GMNI berharap implementasi program KSPSTK dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan sumber daya manusia Maluku Tenggara yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana kita bersama-sama mewujudkan SDM Maluku Tenggara yang unggul, berkarakter dan memiliki daya saing tinggi,” pungkas Ari. (DMN) 

Berita Terkait

Dugaan Setoran Rp7,5 Juta per Kapal Andon, Kejati Maluku dan Dit Polairud Didesak Turun Tangan
Karhutla di SBT, BWS Maluku Bergerak Cegah Api Meluas ke Permukiman
27 Rumah Dibakar, Rony Samloy Soroti Penegakan Hukum Kasus Patahuwe
Forum Peduli SBB kumpulkan Rp7,6 juta dan sembako untuk warga Lisabata-Patahuwe
BWS Maluku Sisir Wilayah Kekeringan, Ribuan Liter Air Bersih Digelontorkan di SBT
Dua Hari Beruntun, Ibrahim Wael Kembali Dilaporkan ke Polres Buru
Jaga kesiapsiagaan, Rutan Ambon gelar pemeliharaan senjata api bersama TNI-Polri
Kelola IPR di Pulau Buru, Ruslan Soamole Tekankan Legalitas dan Penghormatan terhadap Adat
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Dugaan Setoran Rp7,5 Juta per Kapal Andon, Kejati Maluku dan Dit Polairud Didesak Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 17:01 WIB

Karhutla di SBT, BWS Maluku Bergerak Cegah Api Meluas ke Permukiman

Kamis, 17 September 2026 - 10:21 WIB

Forum Peduli SBB kumpulkan Rp7,6 juta dan sembako untuk warga Lisabata-Patahuwe

Rabu, 16 September 2026 - 17:41 WIB

BWS Maluku Sisir Wilayah Kekeringan, Ribuan Liter Air Bersih Digelontorkan di SBT

Sabtu, 12 September 2026 - 13:50 WIB

Dua Hari Beruntun, Ibrahim Wael Kembali Dilaporkan ke Polres Buru

Berita Terbaru

Nasional

Pdt Jacky Manuputty Resmi Jadi Wantimpres Prabowo

Jumat, 2 Okt 2026 - 19:48 WIB