Dobrakmedianusantara.com, –AMBON- Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 14 penumpang speedboat yang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Desa Gomar, Kepulauan Aru. Seluruh korban dipastikan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga di Pelabuhan Pasar Barat, Kota Dobo, Minggu (12/7).
Laporan kejadian diteruskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dobo kepada Unit Siaga SAR Dobo pada Jumat (11/7) sekitar pukul 21.40 WIT, meminta bantuan evakuasi para penumpang. Speedboat tersebut diketahui bertolak dari Desa Joran menuju Kota Dobo sekitar pukul 15.50 WIT. Namun, setibanya di sekitar Perairan Desa Gomar, kapal mengalami kerusakan mesin hingga tak dapat melanjutkan perjalanan.
Pada pukul 22.00 WIT di hari yang sama, Tim SAR Gabungan diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Unit Siaga SAR Kepulauan Aru menuju lokasi kejadian pada koordinat 6°38’7.46″S–134°33’5.47″E, berjarak sekitar 67,75 mil laut dengan heading 160° arah selatan dari Pelabuhan Dobo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekitar pukul 00.51 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil berkomunikasi dengan salah satu korban yang melaporkan seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan sementara berada di Desa Erersin, Kabupaten Kepulauan Aru, menunggu evakuasi.
Tim SAR Gabungan tiba di Desa Erersin sekitar pukul 01.00 WIT. Setelah memastikan seluruh korban dalam kondisi aman, serta mempertimbangkan waktu tengah malam dan jarak pandang yang terbatas, tim memutuskan proses evakuasi menuju Kota Dobo baru dilaksanakan pada pukul 05.00 WIT.
Pada Minggu (12/7) sekitar pukul 05.50 WIT, Tim SAR Gabungan mulai mengevakuasi seluruh korban dan bergerak menuju Dobo dengan jarak tempuh sekitar 55 mil laut arah utara dari Desa Erersin. Setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam, Tim SAR Gabungan beserta seluruh korban tiba di Pelabuhan Pasar Barat, Kota Dobo, sekitar pukul 09.30 WIT dalam keadaan selamat. Seluruh korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
Adapun data 14 korban yang berhasil dievakuasi yakni M. Djumpa, M. Wardana, M. Nasir Djabumona (32), Haid Makstita (28), Awal Nage (35), Irsan Yusuf (40), Saraf Djuhin (28), Rahman Lainong (30), Veniloi, In Djerfatin, Baisu, Ani Badelwaer, Sudin Golap, dan Steven Irmufl.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur potensi SAR, di antaranya Unit SAR Dobo, TNI AL Kepulauan Aru, Polairud Kepulauan Aru, dan BPBD Kepulauan Aru, dengan menggunakan RIB Unit Siaga SAR (USS) Kepulauan Aru. Kondisi cuaca di lapangan saat operasi berlangsung dilaporkan cerah berawan, dengan angin dari arah tenggara berkecepatan 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Dengan ditemukannya dan dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih. (DMN)















Komentar