Dukung Akses Kabupaten KepulauanTanimbar, ASDP Ambon Resmi Buka Rute Larat-Wunlah-Seira-Saumlaki

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dobrakmedianusantara.com,–AMBON– PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon akan mulai melayani lintasan baru Larat-Wunlah-Seira-Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar mulai 13 Juli 2026. Lintasan tersebut akan dilayani oleh salah satu armada ASDP Cabang Ambon, yaitu KMP Temi.

Plt. General Manager ASDP Ambon, Hafiluddin Usman, didampingi Departemen Head Bisnis dan Pelayanan, Ali Tamher, menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya kepada awak media.

“Insya Allah nanti di tanggal 13 Juli 2026 kami akan melayani lintasan yang baru yaitu Larat, Wunlah, Seira, dan Saumlaki. Itu akan dilayani oleh salah satu armada ASDP Cabang Ambon yaitu KMP Temi,” ujar Hafiluddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pembukaan rute tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar ASDP dapat melayani sejumlah titik tujuan tersebut. Dengan hadirnya layanan feri di lintasan Larat, Wunlah, Seira, dan Saumlaki, pihaknya berharap akses layanan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan mobilitas warga lebih terjamin.

“Mudah-mudahan dengan nanti kapal feri melayani Larat, Wunlah, Seira dan Saumlaki, harapannya bahwa akses layanan dasar masyarakat bisa terpenuhi, mobilitas masyarakat bisa lebih terjamin. Masyarakat kita yang di sana mempunyai akses untuk bisa ke daerah-daerah yang mungkin selama ini terbatas aksesnya,” katanya.

Selain melayani mobilitas penumpang, KMP Temi juga dirancang untuk mengangkut kendaraan seperti kapal feri pada umumnya, sehingga diharapkan dapat mempercepat distribusi logistik kebutuhan masyarakat serta membantu meringankan disparitas harga yang selama ini terjadi di wilayah tersebut. Terbukanya lintasan ini juga diharapkan memperlancar konektivitas antardaerah, khususnya di Provinsi Maluku.

Untuk sementara waktu, lintasan baru ini hanya dilayani oleh satu armada dengan memanfaatkan waktu utilitas kapal yang sudah beroperasi di rute Tual-Larat. Setelah dari Larat, KMP Temi akan melanjutkan pelayaran ke Wunlah, dari Wunlah ke Seira, dan dari Sera ke Saumlaki, sebelum kembali menempuh rute yang sama menuju Tual.

Terkait fasilitas pelabuhan, Hafiluddin Usman menjelaskan seluruh titik sandar di lintasan tersebut merupakan pelabuhan milik Pemerintah Daerah setempat, yang masih dapat digunakan kapal feri untuk sandar dan olah gerak. Untuk sementara, jadwal pelayaran ditetapkan dua kali sebulan mengingat jarak tempuh yang cukup jauh, seperti dari Tual ke Larat yang mencapai hampir 100 mil, ditambah jarak Larat-Wunlah-Sera-Saumlaki.

“Jadwal juga kami sudah koordinasi dengan Pemda. Jadi dua kali sebulan untuk melayani ke sini, karena kapal harus kembali lagi dari Saumlaki ke Tual,” jelas Hafiluddin.

Ia menambahkan, KMP Temi mampu mengangkut penumpang pejalan kaki maupun kendaraan roda dua, berbeda dengan kapal cepat yang selama ini melayani wilayah tersebut. Sementara itu, terkait tarif tiket, pihak ASDP menyatakan masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dibukanya lintasan baru ini juga bertepatan dengan rencana groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang akan berlangsung dalam waktu berdekatan. Hafiluddin berharap kehadiran KMP Temi turut membantu memenuhi sejumlah kebutuhan logistik terkait proyek strategis nasional tersebut.

“Kami juga sangat bergembira bahwa dengan terlayaninya lintasan ini sampai ke Saumlaki, ternyata dalam waktu yang hampir bersamaan juga ada groundbreaking Blok Masela. Harapan kami mudah-mudahan beberapa kebutuhan logistik dan sebagainya terkait kebutuhan di daerah sana bisa terlayani dengan kehadiran KMP Temi,” ujarnya.

Disinggung soal tantangan yang dihadapi, Hafiluddin menyebut faktor cuaca menjadi perhatian utama, mengingat jalur pelayaran dari Tual ke Larat tergolong perairan terbuka yang cukup ekstrem pada musim barat maupun musim timur.

“Tantangannya mudah-mudahan cuaca di sana mendukung, jangan sampai ada cuaca ekstrem karena kita tahu jalur ke sana lumayan terbuka,” katanya.(DMN) 

Berita Terkait

Karutan Ambon Kunjungi PN Ambon, Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum
BWS Maluku: Perubahan Kontrak Way Apu Bukan Berarti Ada Penyimpangan
Angka stunting Malra turun jadi 10,25 persen, Bupati dorong gerakan cegah stunting bersama
Krisis Lahan Makam Muslim di Ambon, Warga Ancam Bawa Keranda dan Mayat ke Kantor Gubernur, DPRD Provinsi, Wali kota dan DPRD Kota Ambon
Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK
Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting
BWS Maluku perkuat penanganan kekeringan di Bula, gandeng BPBPK salurkan puluhan ribu liter air bersih
Di HUT ke-81 RI, Plt Ketua AFP Maluku Dorong Pemuda Maluku Berjaya Lewat Futsal
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Karutan Ambon Kunjungi PN Ambon, Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:05 WIB

BWS Maluku: Perubahan Kontrak Way Apu Bukan Berarti Ada Penyimpangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Angka stunting Malra turun jadi 10,25 persen, Bupati dorong gerakan cegah stunting bersama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Kawal transparansi, GMNI Malra dukung seleksi calon kepala sekolah via KSPSTK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Diduga dibuntuti 3 motor di Passo, korban kehilangan uang duka dan surat penting

Berita Terbaru